Minggu, 05 April 2020

Jatuh (lagi)

⏰ ......bunyi alarm..... ⏰

Entah ini alarm ke berapa yang aku matikan..
Hoaaaam..
Pagi ini aku tidak terlalu terburu-buru karena memang jam masuk kerjaku lebih siang.
Haii.. iya maaf aku baru muncul setelah sekian lama. Hehe aku harap kamu gak marah. Sudah gak usah cemberut kali ini aku mau cerita, yaaa ga terlalu panjang tapi cukup lebar. Wkwk

Oke sekarang sudah jam 09.45 aku pasti terlambat, kebiasaan buruk yang susah di hilangkan, huh dasar kalau gak mepet gak berangkat --"
Oke masalahnya bukan disitu, kali ini aku berangkat kerja dengan berjalan kaki.. yaa emang biasanya jalan sih tapi akhir-akhir ini aku sering bawa motor. Karena shift ku berubah jadi masuk-libur-masuk takutnya kakiku jadi manja kalau aku bawa motor terus, jadii kali ini aku jalan.
Nah, di pertengahan jalan ntah kenapa kaki kananku itu kerasa sakit ga seperti biasanya 😭 huhu.. yaudah ya kan aku tetep jalan aja, aku paksa dan akhirnya nyampe ke tempat kerja. Aku bawa aktifitas seperti biasa, hemm yaa seharusnya memang ga boleh di paksa, tapi aku pengen cepet sembuh. Oiya btw aku masih pake klerk, iya lama ya. Yaa rasanya kaki ku masih belum bisa jalan kalau lepas klerk.
Setelah itu aku tetep pakai buat aktivitas, meski nyeri nya gak wajar dan sampai pulang pun kaki kananku masih kerasa nyeri dan sakit kalau buat jalan. Akhirnya aku beli susu bear berharap besok sembuh dan gak sakit lagi. Nah besoknya karena aku libur dan sudah janjian sama temen mau pindah kos jadi aku gak pulang. 

Besoknya..

Hemm.. aku bergegas bangun karena sudah memasuki waktu subuh, tapi ughh kakiku masih sakit kalau di buat jalan. Kenapa yaa aku berfikir padahal aku gak melakukan aktivitas yg berat sebelumnya. Oke aku tetep buat aktivitas, nyuci, beresin kamar, packing barang yaa karena aku mau pindah.
Setelah selesai nyuci dan jemur pakaian, Qadarullah hujan turun... jadi pindahannya kami tunda setelah hujan.
Jam 1 siang, setelah kami makan dan mandi kita siap-siap buat pindahan. Aku minta bantuan temenku untuk angkat barangku yang tersisa karena kakiku sakit jadi aku kesulitan untuk membawa barangku sendiri. Nah akhirnya kita bawa motor dan bolak balik untuk ambil barang dari kos lama ke kos baru. Setelah selesai 2x bolak balik akhirnya kita balik ke 3x nya ini posisi di kos lama untuk ambil barang selanjutnya, aku nunggu temenku di luar, pikirku untuk mudahin pas berangkat jadi nya aku puter balik dan .... hemmm sesuatu di luar dugaan terjadi.. karena kaki kananku lagi sakit jadi aku ga bisa nahan motorku dan akhirnya.. brakk.. aku jatuh ke arah kanan. Dan yaaa otomatis kena kakiku yang sakit 😭 awalnya ga kerasa, tapi aku jadi susah jalan pakai tongkat 1. Akhirnya aku masuk ke dalam kamarku dengan susah payah dan temenku melanjutkan pindahan kosnya sendirian. 
Aku nunggu di kamarku sendirian.. sambil bermain-main dengan fikiranku sendiri. Kenapa aku bisa jatuh ya, trus kenapa ini kakiku sakitnya ga hilang. Setelah beberapa lama aku perhatikan kakiku, seperti ada yang aneh. Apa ya.. trus aku coba lurusin antara kaki kanan dan kiriku, loh kok beda ya.. akhirnya aku cek pahaku, loh ini juga beda. Aku jadi panik sendirian waktu itu, aku jadi mikir jauh pasti ini operasi lagi, pasti ini gini pasti ini gitu. Huhu aku ga kuat akhirnya aku telfon temenku dan aku cerita. Temenku juga kaget, dan akhirnya kita nunggu. Entahlah nunggu apa. Akhirnya dia nyuruh aku telfon keluargaku, tapi aku takut untuk ceritainnya. Ini berlalu begitu cepat. Tapi akhirnya aku telfon ke saudaraku untuk di jemput dan membawa tongkat ku yg satunya.
Setelah datang, aku langsung pergi ke tempat ronsen biar segera tau hasilnya dan ternyata hasilnya baru bisa di ambil besok. Tapi, aku di kasih tau sama mas tukang foto ronsennya kalau pen ku patah dan tulangnya jadi bengkok. 😢😔 aku kaget dan aku berfikir, oh yaa pantes sakitnya ga wajar.
Jadi aku sudah tau hasilnya.. baiklah..
Disitu, aku berfikir ini pasti operasi ulang.. hemm tapi ya udah lah toh sudah terjadi juga. Aku berusaha menguatkan diriku sendiri. Setelah dari tempat ronsen aku langsung pulang ke rumah.

Oke itu ceritaku tentang Jatuh ku kali ini, bagaimana menurutmu?
Buatku, ini diluar dugaan ku selama ini. Yaaa.. pakai tongkat satu, bergerak lebih ringan, sholat dengan normal hal apa yang membuatku kurang bersyukur dari itu semua? Aku sangaatt bersyukur dengan perkembangan yang menurutku sangat banyak. Tinggal sedikit lagi, pikirku. Tapi.. Allah punya rencana lain, ya Allah pasti sudah menyiapkan hal yang lebih spesial dari kemarin, aku yakin itu.
Buat kalian.. jaga kesehatan ya.. jangan lupa berdoa di setiap akan melakukan sesuatu, dan yang terpenting jangan lupa bersyukur dengan apa yang kalian punya saat ini :)

Kamis, 13 Oktober 2016

Check Up untuk Kesekian kalinya :)

Hari ini hari minggu artinya aku libur daan bisa bersantai dirumah.. hmmmmm meskipun tidak ada kegiatan tetapi kalau dirumah sudah sangat menyenagkan bagiku.
Iya stiap minggu aku memang libur bekerja dan aku pulang kampung (hehe) karena besok aku akan check up ke rumah sakit, benar-benar tidak sabar melihat bagaimana hasilnya besok.
Senin, 10 Oktober 2016
Aku siap-siap untuk check up pagi ini, aku pergi bersama ibu dan mbak.
Hari ini aku agak terlambat karena saat janjian dengan supir Ibu tidak menyebutkan jam berapa kita akan berangkat, tetapi itu tidak masalah. Hehe suatu kebiasaan burukku mengerjakan sesuatu dengan waktu yang mepet. Hadeeh entah bagaimana caranya agar kebiasaan burukku itu tidak berlanjut.
Sesampainya dirumah sakit aku langsung pergi ke loket pendaftaran dan menulis di form , Astaga aku lupa foto kopi kartu BPJS ku dan akhirnya aku minta tolong mbak ku untuk fotokopi kartu BPJS ku, untung saja tempat nya tidak terlalu jauh jadi aku tidak menunggu terlalu lama.
Setelah itu aku langsung ke BPJS Center dan membuat SEP (Surat Elegibilitas Peserta) dan setelah itu hanya menunggu panggilan dari Poli Orthopedi.
1 jam berlalu dan belum juga ada panggilan, jam menunjukkan pukul 10.15 dan aku belum di panggil, "Hmmhh" gumamku. Kasihan aku melihat Ibu setiap kali Ibu mengantarku check up selalu saja menunggu dan itu membuatnya mengantuk. Entahlah sampai kapan tapi semoga ini adalah yang terakhir aku membuatnya repot dan semoga kelak aku biasa membuatnya bahagia.
Tak selang berapa lama aku di panggil, dan aku bergegas pergike Ruang Ortophedi karena aku menunggu panggilan di ruang tunggu dan lagi-lagi aku menuggu di ruang tersebut. Harus sabar memang kalau mau ketemu dokter karena disana banyak sekali yang sakit aku sampai tidak tega melihat orang lain yang sakitnya lebih luar biasa daripada aku.
Jam menunjukkan pukul 11 dan aku di panggil masuk ke ruangan dokter, dokter melihat ronsen ku dan aku lihat dia menggeleng-gelengkan kepalanya, yaa aku tahu lama sekali proses penyambungan tulangku ini. Sampai aku mulai bosan dengan ocehan orang yang bilang kalau di bawa ke sangkal putung lebih baik. Yaa aku hanya diam saja karena aku sudah pernah ke tempat itu tapi hasilnya sama saja, malah tambah parah. Aku tidak akan kembali ke tempat itu.
Dan dokter meberi surat untuk foto dan melihat hasil yang sekarang, dan aku segera ke tempat Radiologi untuk di foto, haha bukan foto selfi tapi foto ronsen lho. :D
Jam menunjukkan pukul 11.30 aku sudah di panggil untuk di foto, dan aku sedikit khawatir karena Radiologi tutup sampai jam 12 dan kalau foto itu belum jadi aku harus kembali besok, atau minggu depan. Kamu tau ? aku ke rumah sakit dengan memakai uang tabunganku dan kalau harus bolak balik kesana uang tabunganku tidak cukup, yaa seharusnya ada orang yang sadar dan membantu tetapi ya sudahlah ikhlaskan saja semua sudah di atur sama Yang Maha Kuasa.
Tidak berapa lama aku sudah mendapat kan foto ronsenku, ALhamdulillah aku bisa segera 0datang ke dokter dan menunjukkannya.
Sesampainya di ruang dokter aku memberikan foto ronsenku, dan kata dokter sudah ada perkembangan. Alhamdulillah Ya Allah :') aku sangat senang mendengarnya, dan kakiku sudah boleh di tapakkan tetapi hanya 10Kg saja. Ya aku tau itu tidak banyak tapi semua butuh proses, aku akan berusaha :)
Aku langsung pergi ke tempat penebusan Obat karena mbak sudah mengantri disana, yaa antri selalu antri harus benar-benar sabar ya :)
Dan akhirnya aku sudah mendapatkan obatku lalu aku pulang bersama keluargaku.
Pada dasarnya takdir seseorang tidak ada yang tau, hanya Allah yang tahu akan bagaimana kita kedepan, apa yang akan terjadi. Kita harus berlapang dada jika memang ada cobaan dan itulah takdir. Tidak mudah memang menjalankannya tapi seiring berjalannya waktu semua akan terbiasa, hanya mengingat orang-orang yang tersayang dan mencintai kita itu sudah bisa menyembuhkan luka hati dan tergantung kita bagaimana menyikapi masalah yang kita hadapi. Tapi percayalah Allah tidak tidur, jangan pernah lupa berdoa itu sangat penting. Dan syukuri apa yang kamu punya saat ini. Be Grateful Everyday ^^